Mengenal Metode Persandian untuk Pengamanan Informasi
Posted by : Admin , May 07, 2024
Seiring dengan perkembangan teknologi dan dunia digital yang membuat hidup kita semakin mudah tentu diiringi dengan peningkatan ancaman dari penjahat siber yang berpotensi merugikan kita. Persandian hadir sebagai solusi pengamanan informasi penting milik kita agar kita tetap aman dan nyaman dalam menjalani kehidupan. Secara mudah kita dapat memahami persandian seperti brankas digital yang mengubah data di dalamnya menjadi kode rahasia. Hanya pemilik kunci yang dapat membuka brankas tersebut dan mengetahui informasi yang terkandung di dalamnya. Berikut adalah metode persadian yang digunakan untuk melindungi informasi penting tersebut.
1. Enkripsi
Enkripsi merupakan metode yang digunakan untuk menjaga pesan yang dikirim dengan algoritma khusus. Pesan teks yang akan kita kirim akan diubah menjadi kode rahasia yang hanya dapat dibuka oleh pemilik kunci dekripsinya. hal ini dimaksudkan agar pesan yang dikirim tidak dapat dibaca oleh orang yang tidak kita inginkan. Contoh penggunaan enkripsi yang sering kita gunakan adalah pada metode end-to-end encryption pada aplikasi Whatsapp.
2. Tanda Tangan Elektronik
Tanta tangan elektronik merupakan data elektronik yang melekat pada dokumen elektronik yang menunjukkan identitas penandatangan dan persetujuannya terhadap isi dokumen tersebut. Status tanda tangan elektronik sama seperti tanda tangan pada dokumen fisik. Tanda tangan elektronik menggunakan metode hash dimana nilai hash didapat perhitungan matematis bersumber dari isi dokumen. Jika terjadi perubahan isi dokumen meski hanya sedikit, maka nilai hash akan berubah drastis.
3. Autentikasi
Autentikasi digunakan untuk memastikan bahwa orang yang masuk ke dalam sistem adalah orang yang tepat. Autentikasi ini menjadi sangat penting karena melibatkan banyak hal dalam kehidupan kita, misalnya media sosial, e-banking, m-banking, dll. Metode autentikasi yang sering kita gunakan adalah dengan username dan password. Tetapi untuk saat ini dibutuhkan metode autentikasi yang lebih aman sehingga digunakanlah multi faktor autentikasi. Biasanya setelah memasukkan username dan password maka diperlukan verifikasi tambahan berupa PIN, kode OTP atau biometrik.
4. HTTPS
HTTPS (Hyper Text Transfer Protocol Secure) digunakan untuk mengamankan data yang dikirim melalui internet. HTTP berperan dalam melindungi data sensitif seperti password, kartu kredit dan data pribadi pengguna yang dikirim antara browser web dan server web. HTTPS menggunakan sertifikat digital untuk memverifikasi identitas server web untuk memastikan pengguna terhubung ke situs web yang aman.
Berikut adalah tips yang berguna untuk meningkatkan keamanan dan penvegahan pencurian data pengguna ketika berselancar di dunia maya.
1. Gunakan password yang baik, rutin mengganti password dan jangan membagikan password kepada siapapun.
2. pastikan layanan yang digunakan emmiliki sistem keamanan yang tepercaya.
3. Selalu terapkan Autentikasi berlapis (MFA) pada setiap akunpribadi milik kita.
4. Selalu memastikan keamanan web yang akan kita akses dengan memperhatikan sertifikat keamanan "https"-nya.
5. Selalu menambah wawasan dan kesadaran keamanan informnasi.
Sumber : BESTI Edisi 17 https://www.bssn.go.id/wp-content/uploads/2024/03/BESTI-17-IND.pdf